Didiek Hartantyo adalah bankir Indonesia yang pernah menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia yang menjabat sejak 8 Mei 2020 hingga 12 Agustus 2025. Ia menggantikan Edi Sukmoro yang sudah menjabat dari 2014.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Didiek Hartantyo | |
|---|---|
| PT Kereta Api Indonesia (Direktur Utama) ke-24 | |
| Masa jabatan 8 Mei 2020 – 12 Agustus 2025 | |
| Presiden | Joko Widodo
Prabowo Subianto |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 6 September 1961 Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia |
| Suami/istri | Aniek Sri Widayani |
| Anak | 3 |
| Almamater | |
| Pekerjaan | Bankir |
Didiek Hartantyo (lahir 6 September 1961[1]) adalah bankir Indonesia[2] yang pernah menjadi Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia yang menjabat sejak 8 Mei 2020 hingga 12 Agustus 2025. Ia menggantikan Edi Sukmoro yang sudah menjabat dari 2014.[3][4]
Hartantyo menjalani pendidikan SMA di SMA Negeri 4 Surakarta (lulus 1980), kemudian ia berkuliah di Universitas Sebelas Maret mengambil jurusan manajemen dan lulus pada tahun 1985. Pada tahun 1993, ia melanjutkan pendidikan S2 di Daniels School of Business, Universitas Denver, Amerika Serikat dan lulus pada tahun 1995.[5]
Hartantyo sebelumnya pernah menjadi Senior Vice President di Bank Mandiri pada 2009 hingga 2011, Group Head Financial Institutions (2010-2011), dan kemudian menjadi Executive Vice President dan Group Head Corporate Banking II hingga 2016.[4][6] Ia mulai bergabung dengan Kereta Api Indonesia pada tahun 2016 sebagai Direktur Keuangan.[5]
Hartantyo ditunjuk oleh Menteri BUMN, Erick Thohir sebagai direktur utama menggantikan Edi Sukmoro yang menjabat sejak 2014. Sukmoro diberhentikan bersama Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Amrozi Hamidi, Direktur Niaga Dody Budiawan, dan Direktur SDM dan Umum R. Ruli Adi. Mereka digantikan oleh Jeffrie Korompis sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Rivan Achmad Purwantono sebagai Direktur Keuangan, Maqin Norhadi sebagai Direktur Niaga, dan Agung Yunanto sebagai Direktur SDM dan Umum.[4]
Hartantyo menikah dengan Aniek Sri Widayani DH dan memiliki tiga anak yaitu Adwina Nurlita Kusuma Wardhani yang berprofesi sebagai dokter, Adyarina Kusuma Prihandika, dan Addenver Kusumaputra. Dari pernikahan Adwina dan suaminya Putra Kurnia Nugraha, Didiek memliki satu cucu yang bernama Ardana Gibran Raffasya.[butuh rujukan]
| Jabatan bisnis | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Edi Sukmoro |
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) 2020 – 2025 |
Diteruskan oleh: Bobby Rasyidin |