Dadan Hindayana adalah akademisi dan pakar entomologi Institut Pertanian Bogor yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia sejak 19 Agustus 2024.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). |
Dadan Hindayana | |
|---|---|
| Kepala Badan Gizi Nasional ke-1 | |
| Mulai menjabat 19 Agustus 2024[1] | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Wakil | Lodewyk Pusung Nanik Sudaryati Deyang Sonny Sanjaya |
Pendahulu Jabatan dibentuk Pengganti Petahana | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 10 Juli 1967[2] Garut, Jawa Barat, Indonesia[3] |
| Almamater | Institut Pertanian Bogor; S2 Universitas Bonn, Jerman; S3 Leibniz Universität Hannover, Jerman[4] |
| Pekerjaan | Akademisi, birokrat |
Dadan Hindayana (lahir 10 Juli 1967) adalah akademisi dan pakar entomologi Institut Pertanian Bogor yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia sejak 19 Agustus 2024.[5][6]
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan di SMA Negeri Cimindi Cimahi Kabupaten Bandung (kini SMA Negeri 13 Bandung) pada tahun 1986 dan seangkatan dengan Panglima TNI Agus Subiyanto.[7] Ia menempuh pendidikan S1 Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus tahun 1990. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman (lulus tahun 1997) dan S3 di Leibniz Universität Hannover, Jerman (tahun 2000).[5][8] Fokus keilmuwan Dadan Hindayana sejak S1 hingga mendapatkan gelar doktoralnya yaitu mempelajari tentang entomologi.
Perjalanan karier Dadan bermula saat menjadi dosen tetap di IPB, kemudian di kampus tersebut ia mulai dipercaya mengisi beberapa posisi strategis. Dadan tercatat pernah menjadi Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001-2002), Direktur Direktorat Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003-2008), dan Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama (2007-2008). Kariernya di dunia pendidikan berlanjut ketika ia menjadi ketua Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau, Halmahera Utara (2014-2022).[9]
Pada 19 Agustus 2024, Dadan Hindayana dilantik oleh presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang menjadikannya sebagai pimpinan pertama lembaga tersebut.[5] Jabatan tersebut tetap ia jalankan ketika memasuki era kepemimpinan presiden Prabowo Subianto.
Beberapa pernyataan dan kebijakan dari Dadan Hindayana yang dinilai menimbulkan kontroversi selama menjabat sebagai kepala BGN, diantaranya: