Raden Rara Claresta Taufan Kusumarina merupakan pemeran, presenter, dan mantan atlet karate berkebangsaan Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Claresta Taufan | |
|---|---|
| Lahir | Raden Rara Claresta Taufan Kusumarina 23 April 1996 Jakarta, Indonesia |
| Almamater | Universitas Bina Nusantara |
| Pekerjaan |
|
| Tahun aktif | 2017—sekarang |
Raden Rara Claresta Taufan Kusumarina (lahir 23 April 1996) merupakan pemeran, presenter, dan mantan atlet karate berkebangsaan Indonesia.[1]
Ia lahir di Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada tanggal 23 April 1996[2] dengan nama Raden Rara Claresta Taufan Kusumarina[3] dan merupakan anak dari Rina Suryani dan Sofyan Taufan[4] yang merupakan atlet karate.[5] Ia bersekolah di SMA Negeri 2 Tangerang Selatan dan melanjutkan pendidikan sarjana di Universitas Bina Nusantara dengan jurusan arsitektur.[6]
Ketertarikan terhadap karate dimulai sejak kelas 2 SD ketika melihat anggota keluarganya sedang berlatih.[7] Kemudian, saat kelas tiga SD, ia pun mulai berlatih hingga sekarang meraih gelar sabuk hitam dan 3.[8] Pada tahun 2013, ia meraih medali perak dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional.[9]
Lalu, pada tahun 2015 ia meraih medali emas di Pekan Olahraga Mahasiswa di Aceh mewakili Jakarta di kelas Kumite 61 kg. Setahun kemudian, ia memenangkan kompetisi Silent Knight Karate Championship 2016 di Malaysia sekaligus mewakili Banten untuk Pekan Olahraga Nasional dan meraih emas di Pekan Olahraga Mahasiswa di Jakarta.[4]
Ia memulai karier pada tahun 2017 melalui film televisi berjudul Kutunggu Cinta 1000 Hari[10] dan S.W.A.G Girl (Single Woles Anti Galau).[11] Kemudian, pada tahun 2018, ia memulai karier sebagai presenter acara olahraga[12] dan pada tahun 2019 menjadi presenter Jejak Petualang[13] sembari tetap berperan di SCTV dalam Bossque Raja Baper Pengabdi Mantan[14] dan Pangeran Emang Ngeselin Sih Tapi Dara Suka.[15] Ia tetap aktif berperan di SCTV dengan kembali berperan dalam film televisi berjudul Cinta Digesrek Sindikat Pacar Orang[16], Temen Makan Temen, Jadi Demen,[17] dan pada tahun 2021 berperan dalam Buku Harian Seorang Istri.[18]
Pada tahun 2020, ia mulai berperan dalam seri web dalam Titisan: Thalia Pewaris Tahta Iblis yang tayang di iflix dan WeTV.[19] Dua tahun kemudian, ia kembali berperan pada Serigala Terakhir 2 di Vidio.[20] Debutnya dalam film panjang dalam film Ronggeng Kematian dengan proses pembuatan film selama 12 hari pada tahun 2022 yang mengharuskannya melakukan latihan tari ronggeng.[21] Pada tahun yang sama, filmnya Badarawuhi di Desa Penari juga tayang dan sebuah ulasan menyatakan aktingnya bersama dengan Maudy Effrosina dinilai serasi.[22] Sakaratul Maut menjadi film terakhirnya yang tayang pada tahun 2024.[23] Selain pembuatan film, pada tahun itu juga, ia membintangi video musik dari RAN untuk singel Rahasia #1 dan Rahasia #2 yang merupakan bagian dari album Teater Nestapa.[24]
Pada tahun 2025, ia berperan di Surga di Telapak Kaki Bapak yang tayang di Klikfilm.[25] Film keduanya merupakan Godaan Setan yang Terkutuk dengan peran menjadi setan dan protagonis.[26] Selanjutnya, ia kembali berperan dalam film horor dengan judul Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat sebagai protagonis.[27] Melalui film ini, ia mendapatkan nominasi Aktris Utama Terbaik Festival Film Wartawan Indonesia untuk genre horor.[28] Ia kembali berperan dalam Abadi Nan Jaya yang tayang di Netflix.[29] Film terakhir yang ia bintangi pada tahun tersebut adalah Pangku yang merupakan karya debut Reza Rahadian sebagai sutradara film panjang. Karakter bernama Sartika Puspita yang ia perankan mengantarnya mendapatkan nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik Festival Film Indonesia.[30] Selain itu, ia meraih Asian Star Award Marie Claire sebagai bagian dari Festival Film Internasional Busan.[31] Saat ini, ia juga menjadi duta festival Jakarta Film Week 2025.[32]
| Tahun | Judul | Peran | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2024 | Ronggeng Kematian | Larasati | |
| Badarawuhi di Desa Penari | Ratih | ||
| Sakaratul Maut | Indah | ||
| 2025 | Surga di Telapak Kaki Bapak | Dinar | |
| Godaan Setan yang Terkutuk | Ratna | ||
| Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat | Maryam | ||
| Abadi Nan Jaya | Ningsih | ||
| Pangku | Sartika Puspita | ||
| The Period of Her | Wati | Segmen: Romansa Keparat | |
| 2027 | Ratu Malaka |
Rafah | |
| TBA | Orang Pintar |
Dara | |
| Obsesi |
|||
| Menandakan film yang belum dirilis untuk saat ini |
| Tahun | Judul | Peran | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2021 | Buku Harian Seorang Istri | Dewi | [18] |
| Tahun | Judul | Peran | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2020 | Titisan: Thalia Pewaris Tahta Iblis | Kayla | |
| 2022 | Serigala Terakhir 2 | Rinta |
| Tahun | Judul | Peran | Catatan | Referensi |
|---|---|---|---|---|
| 2019—2020 | Jejak Petualang | Presenter | [13] |
| Tahun | Judul | Peran | Catatan | Referensi |
|---|---|---|---|---|
| 2017 | Kutunggu Cinta 1000 Hari | [10] | ||
| S.W.A.G Girl (Single Woles Anti Galau) | Mentari | [11] | ||
| 2018 | Bossque Raja Baper Pengabdi Mantan | Angel | [14] | |
| Pangeran Emang Ngeselin Sih Tapi Dara Suka | [15] | |||
| 2019 | Cinta Digesrek Sindikat Pacar Orang | Hafizah | [16] | |
| Temen Makan Temen, Jadi Demen | Vika | [17] |
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Karya yang dinominasikan | Hasil |
|---|---|---|---|---|
| 2025 | Festival Film Wartawan Indonesia | Aktris Utama Terbaik - Genre Film Horor | Maryam, Janji dan Jiwa yang Terikat | Nominasi |
| Festival Film Indonesia | Pemeran Utama Wanita Terbaik | Pangku | Nominasi | |
| 2026 | Festival Film Tempo | Aktris Utama Pilihan | Menang |