Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiBeranak dalam Kubur (film 1971)
Artikel Wikipedia

Beranak dalam Kubur (film 1971)

Beranak dalam Kubur adalah sebuah film drama-horor Indonesia yang berdasarkan pada komik Tangisan di Malam Kabut karya Ganes TH, disutradarai Awaludin dan dibintangi Suzanna, Mieke Widjaja, Dicky Suprapto dan Ami Prijono. Film yang merupakan masterpiece film Ratu Horor Suzanna ini dirilis pada tahun 1971.

film Indonesia tahun 1971
Diperbarui 28 Mei 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Beranak dalam Kubur (film 1971)
Untuk kegunaan lain, lihat Beranak dalam Kubur (disambiguasi).
Beranak dalam Kubur
SutradaraAwaludin, Ali Shahab
ProduserDicky Suprapto
Ditulis olehSjumandjaja
SkenarioGanes T. H.
Berdasarkan
Tangisan di Malam Kabut
Pemeran
  • Suzanna
  • Mieke Widjaja
  • Dicky Suprapto
  • Ami Prijono
  • Sofia Amang
  • Suhaemi Said
Perusahaan
produksi
  • P. F. N.
  • Penas
DistributorP.T. Tidar Djaja Film
Tanggal rilis
1971
Durasi90 menit
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia

Beranak dalam Kubur (bahasa Inggris: Birth in the Grave) adalah sebuah film drama-horor Indonesia yang berdasarkan pada komik Tangisan di Malam Kabut karya Ganes TH, disutradarai Awaludin dan dibintangi Suzanna, Mieke Widjaja, Dicky Suprapto dan Ami Prijono. Film yang merupakan masterpiece film Ratu Horor Suzanna ini dirilis pada tahun 1971.[1]

Sinopsis

Disebuah desa bernama Ciganyar terdapat sebuah perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian warga setempat. Perkebunan tersebut adalah milik sebuah keluarga kaya raya yang terdiri dari seorang Bapak (Ami Prijono), Ibu (Sofia Amang), dan dua anak gadisnya, Dhora (Mieke Widjaya) dan Lila (Suzanna). Dhora, sang kakak, adalah seorang gadis yang berhati kejam dan berwatak keras sedangkan Lila adalah gadis yang berhati lembut. Karena tidak pernah akur, kedua gadis itu akhirnya dipisahkan oleh sang Ayah. Lila dibawa ke kota untuk tinggal bersama dengan tantenya sedangkan Dhora tetap di perkebunan bersama Ayah dan Ibunya. Tahun demi tahun berlalu, Dhora dan Lila sudah bertumbuh dewasa. Lila tumbuh menjadi wanita yang cantik rupawan dan bersuamikan Robby (Dicky Suprapto) seorang pria tampan dan gagah. Karena mendengar kabar bahwa ibu tirinya meninggal dunia dan karena sang suami akan pergi ke luar negeri, Lila akhirnya pulang ke Ciganyar. Dhora yang tumbuh menjadi wanita yang berdarah dingin ternyata sudah mempersiapkan rencana jahat untuk Lila setibanya di Ciganyar. Bukan hanya berencana jahat kepada Lila, Terungkap bahwa Dhora juga ternyata dengan tega membunuh ibunya sendiri dan membuat ayahnya menjadi lumpuh, juga menyengsarakan dan menindas warga Ciganyar. Dhora berambisi untuk menguasai harta kekayaan dan perkebunan. Sepeninggalan Robby ke luar negeri, Dhora mulai menggencarkan rencana busuknya untuk menyingkirkan Lila. Dalam melancarkan tindak kejahatannya, Dhora selalu dibantu orang kepercayaanya, seorang lelaki misterius yang akrab dengan hewan-hewan buas seperti ular. Suatu hari Dhora mengajak Lila ke danau tempat mereka biasa bermain saat kecil. Alih-alih ingin mempersilakan Lila yang sedang hamil besar untuk duduk di sebuah batu di tepi danau, Dhora malah mendorong Lila hingga hampir tenggelam. Malam hari setelah kejadian itu Lila merasakan kontraksi namun ternyata Dhora tidak membantu Lila melahirkan tapi malah menyiram muka adik tirinya itu dengan air keras. Dhora menugasi bawahannya untuk mengubur Lila hidup-hidup namun ternyata bayi Lila justru lahir di dalam kuburan. Sejak saat itu daerah Ciganyar jadi angker karena penampakan hantu yang beranak dalam kubur. Di akhir film, Robby pulang dari luar negeri dan memecahkan misteri hantu pengganggu. Hantu tadi adalah Lila yang menakut-nakuti penduduk Ciganyar, padahal sebenarnya ia hanya berurusan dengan Dhora. Kegemparan pun terjadi ketika Robby beserta para buruh perkebunan melabrak rumah Dhora. Dhora yang merasa terjepit mencoba menembak orang-orang tersebut. Sang ayah berusaha mencegahnya, tetapi ia bersama Dhora malah terjatuh dari balkon rumah dan mereka berdua tewas.

Pemeran

  • Suzanna sebagai Lila
  • Mieke Widjaja sebagai Dhora
  • Dicky Suprapto sebagaI Robby
  • Ami Prijono sebagai Bapak
  • Sofia Amang sebagai Ibu
  • Djohan Subandrio sebagai
  • Deddy Mudjito sebagai
  • Azwar Noor sebagai
  • Robby Hart sebagai
  • Suhaimi Said sebagai
  • Kiki S. sebagai Lila Kecil
  • Fifi S. sebagai Dhora kecil
  • F. X. Sutono sebagai

Peninggalan

Pada bulan Januari 1974, terdapat kasus pembunuhan di Duri, Riau, yang terinspirasi dari film ini.[2] Seorang pria, Amat bin Demi, beserta dengan istrinya yang sedang hamil 7 bulan ditemukan tewas dalam kondisi terkubur di sebuah lubang.[2] Pelaku pembunuhan yaitu MN mengatakan bahwa dirinya terinspirasi untuk melakukan pembunuhan tersebut setelah menonton film Beranak Dalam Kubur.[2]

Referensi

  1. ↑ "Beranak dalam Kubur (1972)". filmindonesia.or.id.
  2. 1 2 3 "Pembunuhan kejam di Duri: seorang bayi lahir dalam kubur". Detektif & Romantika. 1974-05-30.

Pranala luar

  • Beranak dalam Kubur di IMDb (dalam bahasa Inggris)
  • l
  • b
  • s
Seri Ratu Horor Indonesia
Suzzanna
Film
  • Beranak dalam Kubur (1971)
  • Napsu Gila (1973)
  • Sundelbolong (1981)
  • Ratu Ilmu Hitam (1981)
  • Nyi Blorong (1982)
  • Perkawinan Nyi Blorong (1983)
  • Telaga Angker (1984)
  • Bangunnya Nyi Roro Kidul (1985)
  • Malam Jumat Kliwon (1986)
  • Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986)
  • Santet: Ilmu Pelebur Nyawa (1988)
  • Ratu Buaya Putih (1988)
  • Malam Satu Suro (1988)
  • Santet 2: Wanita Harimau (1989)
  • Titisan Dewi Ular (1990)
  • Perjanjian di Malam Keramat (1991)
  • Ajian Ratu Laut Kidul (1992)
  • Hantu Ambulance (2008)
Karakter
  • Katemi
  • Sundel Bolong

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Pemeran
  3. Peninggalan
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar film Indonesia tahun 2026

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia tahun 2025

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia tahun 2024

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026